«Aku juga tidak percaya kepadamu bahwa pohon-pohon buah sudah ada sebelum Matahari. Apakah kamu akan mengatakan kepadaku bahwa mereka melakukan fotosintesis dengan menggunakan senter?»

Pohon Tanpa Matahari? Kontradiksi dalam Kejadian 1 █

Video pertama mempertanyakan kelayakan biologis kisah Yunus dari sudut pandang ilmiah dan logis (adanya gas-gas yang menyebabkan sesak napas seperti metana dan karbon dioksida di dalam lambung seekor cetacea), dengan menggunakan animasi bergaya LEGO dengan nuansa satiris dan analitis. Video kedua membahas ketidakmungkinan biologis fotosintesis tanpa Matahari (tumbuhan pada hari ke-3 dan Matahari pada hari ke-4 dalam Kejadian 1).

[Kisah dalam kitab resmi Kekaisaran Romawi] «Aku selamat dari tenggelam di laut tanpa tenggelam di dalam ikan paus ataupun diuraikan oleh asam-asamnya selama 3 hari.» [Orang yang tidak percaya kisah tersebut] «Aku sama sekali tidak percaya kepadamu. Lambung ikan paus tidak mengandung udara yang dapat dihirup, melainkan gas-gas pencernaan yang menyebabkan sesak napas seperti metana dan karbon dioksida. Seorang manusia akan mati karena sesak napas dalam beberapa menit. Apakah kebetulan saat kamu konon ditelan oleh cetacea itu, kamu mengenakan pakaian khusus yang dilengkapi dengan tabung oksigen? Karena tabung oksigen belum ada pada zamanmu.»

«Aku juga tidak percaya kepadamu bahwa pohon-pohon buah sudah ada sebelum Matahari. Apakah kamu akan mengatakan kepadaku bahwa mereka melakukan fotosintesis dengan menggunakan senter?»

Salam dari Peru. Beberapa tahun yang lalu, saya bertemu dengan seorang perempuan yang menuduh saya sebagai seorang ateis karena saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak percaya pada segala sesuatu yang ada di dalam Alkitab. Saya berkata kepadanya: saya percaya bahwa Tuhan ada, tetapi saya tidak percaya bahwa orang-orang Romawi itu tulus. Saya percaya bahwa mereka memalsukan pesan-pesan dan memasukkannya ke dalam Alkitab sebagai kisah-kisah resmi, dengan tujuan mendiskreditkan pesan-pesan tentang keadilan atau menjadikannya bahan ejekan, dengan mengejek pesan-pesan tentang keadilan yang tidak pernah mereka terima. Saya tidak percaya bahwa sebuah pesan yang bertentangan adalah sinonim dari firman Tuhan yang tidak dapat salah. Sebagai contoh: dalam Kejadian 1, mengenai penciptaan, dikatakan bahwa Tuhan menciptakan tumbuh-tumbuhan, pohon-pohon yang menghasilkan buah, dan segala tumbuhan hijau pada hari ke-3, tetapi baru pada hari ke-4 Dia menciptakan matahari, bintang-bintang, dan bulan. Itu tidak masuk akal. Bagaimana mungkin pohon-pohon buah dapat ada tanpa Matahari yang memungkinkan mereka melakukan fotosintesis? Tidak ada seorang pun yang dapat meyakinkan saya bahwa sebuah argumen yang tidak koheren, sebuah kisah yang tidak masuk akal, adalah sinonim dari firman Tuhan yang tidak dapat salah.